Pages - Menu

Wednesday, December 24, 2014

Pembuatan Label Baju




Banyak para pelaku usaha bidang produksi pakaian, kaos, tas dan sepatu yang bingung bahkan bertanya mencari informasi tentang dimana tempat untuk membuat label atau tempat yang bisa membuat label. Tidak perlu bingung ... kami merupakan tempat pembuatan label untuk kebutuhan usaha anda.


Pembuatan label baju di tempat kami telah dikenal cukup terjangkau dan dapat disesuakan dari sisi harga dan dengan berbagai kualitas. Kami melayani pemesanan woven label dan printing label untuk seluruh indonesia bahkan manca negara, dan dikerjakan oleh mesin berteknologi tinggi.

Ciptakan brand anda sendiri, dan usaha anda akan cukup dikenal dengan WOVEN LABEL terbuat dari dari benang pilihan dengan kualitas satin, taffeta dan damask serta alternatif label printing yang kami produksi.

Monday, December 22, 2014

Bagian-Bagian Jarum Jahit dan Fungsinya

Fungsi dasar jarum :
  1. Untuk menciptakan lubang pada kain agar benang dapat masuk. 
  2. Untuk membawa benang masuk melalui kain dan membentuk simpul agar dapat dikait oleh mekanisme pengait atau looper. 
  3.  Untuk memasukkan benang ke dalam simpul yang dibentuk oleh mekanisme looper pada mesin selain setikan kunci.
 Jarum memiliki berbagai bagian dengan fungsi-fungsi yang berbeda pada saat proses menjahit seperti yang tercantum berikut ini:
  • Bagian Pangkal
    Bagian pangkal yang berfungsi sebagai tempat untuk memasukkan jarum ke rumah jarum / penjepit jarum
  • Bagian Atas
    Bagian jarum yang lebih tebal yang dijepit oleh penjepit jarum atau sekrup jarum. Bagian ini menopang seluruh bagian jarum sebagai kekuatan tambahan
  • Bahu
    Bagian tengah antara shank dan bagian tajam jarum
  • Bagian Runcing Jarum
    Bagian jarum yang memanjang dari bagian atas jarum hingga ke mata jarum. Bagian ini terkena gesekan yang paling banyak dan menjadi memanas saat menembus kain
  • Alur jarum yang panjang
    Bagian ini berada pada satu sisi bagian jarum yang runcing untuk menunjang kelancaran proses penarikan benang dan menjadi bagian pelindung pada saat benang tertarik ke bawah menembus kain pada saat proses pembentukan formasi jahit
  • Alur jarum yang pendek
    Bagian ini berada pada sisi lain dari alur jarum yang panjang, menghadap ke shuttle, pengait, atau looper dan membantu proses pembentukan simpul pada benang
  • Mata jarum
    Mata jarum terletak di bagian paling bawah dari bagian jarum yang runcing. Benang dimasukkan melalui bagian ini
  • Bagian Cekung
    Bagian ini merupakan jarak potong pada bagian jarum yang runcing tepat di atas bagian mata jarum yang membantu memperkecil jarak setelan shuttle, pengait, atau looper dengan jarum
  • Ujung jarum
    Ujung jarum memiliki bentuk khusus agar mudah masuk ke kain yang sedang dijahit sesuai dengan sifat setiap kain dan efek jahitan yang diinginkan
  • Titik Ujung Jarum
    Bentuk titik ujung jarum jarum yang begitu khusus dikombinasikan dengan ujung jarum menjadi faktor utama dalam penetrasi jarum ke kain
  • Bagian-bagian lain
    Kebanyakan jarum dibuat dengan berbagai bagian ini namun juga terdapat sejumlah pengecualian. Beberapa jarum dibuat untuk proses penjahitan tertentu atau memang dirancang khusus untuk mesin jahit tertentu

Thursday, December 18, 2014

Tips Mengatasi Pakaian Terkena Luntur



Mengatasi pakaian luntur menggunakan Jeruk Nipis Atau Belimbing Wuluh
Katanya sih cara ini merupakan cara yang paling gampang diantara cara cara lainya, namun perlu anda garis bawahi bahwa untuk cara ini hanya bekerja pada level kelunturan pakaian yang ringan, atau denan kata lain tingkat kelunturanya masih relatif mudah untuk ditangani. Caranya cukup simple yaitu cukup anda membubuhkan perasan jeruk nipis pada pakaian yang luntur, kemudian kucek sampai bersih. Selain menggunakan jeruk nipis, Anda juga bisa menggunakan belimbing wuluh.

Menghilangkan luntur pakaian dengan menggunakan MSG
Tau MSG kan ? Kalau yang belum tau msg itu apa nih saya kasi tau kalau msg itu penyedap rasa atau micin, seperti merek ajinomoto, sasa. Tau gak kalau MSG ternyata bisa juga kita pakai buat ngilangin lunturan pakaian jika di padukan dengan deterjen. Caranya mudah saja yaitu anda perlu menakar terlebih dahulu, dengan takaran MSG lebih banyak dibandingkan deterjen, kemudian masukkan ke dalam ember berisi air hangat. Rendam pakaian selama beberapa saat hingga air hangat dingin. Ambil pakaian luntur tersebut, kemudian cuci dalam larutan deterjen lainnya tanpa MSG. Bilas dan jemur seperti biasa. Anda perlu ketahui bahwa msg yang digunakan disini msg yang putih bukanya make roiko atau masako, ntar pakaianya jadi kaldu.

Mengatasi pakaian luntur dengan menggunakan Cuka
Mungkin anda suka makan cuka atau minum cuka sampai muka anda mirip rusa heheh, cuka selain sebagai pelengkap rasa juga memberikan manfaat untuk baju luntur. Caranya anda cukup mencampurkan cuka dengan deterjen, kemudian campur dengan air. Lalu  rendam pakaian tersebut kurang lebih 30 menitan lalu kemudian bilas pakaian dan jemur seperti biasa. TAPI !! Anda perlu memperhatikan jenis kain pakaian anda jika menggunakan cara ini sebab beberapa jenis serat kain mungkin tidak cocok dengan asam atau bahan tertentu.

Monday, December 15, 2014

Memilih Benang Jahit Yang Bagus

Benang adalah salah satu bahan yang sangat diperlukan dalam menjahit. Tanpa benang kita tidak dapat menjahit atau membuat pakaian. Benang adalah salah satu bahan yang wajib kita siapkan sebelum kita mulai menjahit atau membuat pakaian. Memilih atau mempersiapkan benang bukanlah sekedar asal pilih atau asal beli saja. 

Berikut di bawah ini adalah ciri - ciri benang yang bagus:

  1. warnanya cerah atau tidak kusam.
  2. tidak mudah putus jika ditarik oleh kedua tangan kita.
  3. tidak banyak serat - serat halus pada benang.

Wednesday, December 10, 2014

Tips Memilih Bahan Pakaian Yang Pas


Berikut ini adalah beberapa ketentuan umum yang bisa membantu Anda di dalam memilih bahan untuk pakaian dan bisa menyenangkan sehingga pilihan pakaian tersebut akan lebih serasi/tepat dan sesuai dengan tujuan, dan kesempatan, yakni sebagai berikut :
  1. Untuk pakaian serupa house coat, dressing gown, nightwear (pakaian malam) maka memilih bahan dari serat buatan adalah paling tepat atau sebaiknya campuran dari serat kapas, karena ini akan memberikan rasa sejuk kepada si pemakai, apalagi si pemakai tinggal di daerah yang beriklim panas. Akan terasa sekali kesejukannya dan menyenangkan.
  2. Pakaian yang berupa kemeja dan blus, sebaiknya bahan di pilih yang berasal dari kapas, sutera atau bahan dari serat buatan yang sama tipisnya. Karena bahan tersebut sangat cocok untuk pakaian kemeja dan blus, jadi bukan bahan yang kaku dan tebal.
  3. Untuk pakaian yang berupa rok dan stelan, bahan wol yang ditenunkan (tidak dikempa), wol yang dicampur dengan tryline, bahan-bahan sedikit agak tebal, kapas tweed yang ringan, yang mana kesemuanya itu adalah pilihan bahan- bahan yang tepat. Bahkan kadang-kadang lebih baik untuk pakaian yang berbentuk tailored. Bahan-bahan ini semua jatuh di tubuh si pemakai lebih serasi dan menyenangkan.
  4. Bila pakaian itu berupa celana, bisa mengambil bahannya dari serat yang sama seperti rok dan stelan, akan tetapi yang lebih tebal, agar jatuhnya celana pada tubuh lebih baik.
  5. Khusus untuk pakaian berupa gaun terusan (bebe), bisa memilih bahan dengan serat yang sama seperti rok dan stelan, tetapi sifatnya lebih lembut dan ringan seperti, tissu, crepe, wol, dan bahan lain yang ringan.
  6. Shirtdress (kemeja yang panjang dari leher sampai tulang paha yang dipakai di bawah mantel atau wais coat), bisa mengambil bahan-bahan yang lebih tipis dan baik. Di samping itu permukaan dari bahan harus rata seperti crepe, wol yang baik atau bahan kapas, bahan-bahan ini karena permukaannya rata, makanya cocok untuk pakaian berupa kemeja panjang.
  7. Evening dress (pakaian yang dipakai pada sore hari) atau pada kesempatan-kesempatan istimewa lainnya. Untuk itu Ita Mamdy menjelaskan bahwa pilihan yang baik adalah yang lembut dan tipis, lebih-lebih untuk yang memakai tangan.
  8. Khusus untuk pakaian nasional (kebaya pendek) jatuhkanlah pilihan pada bahan yang lembut, tipis, dan jangan yang mengkilat. Untuk kesempatan siang hari ambillah bahan seperti voille, organsa, chiffon, brikade. Sedangkan untuk malam hari pilih yang bercahaya, licin halus, supaya lebih gembira dan menyenangkan, apalagi ada pantulan dari lampu.
  9. Kebaya Panjang, pilihan bahan untuk pakaian ini hampir sama dengan kebaya pendek, yaitu bahan-bahan yang lembut dan tipis. Dan untuk kesempatan siang hari pilihlah bahan yang lembut dan tipis. Pada malam harinya ambillah bahan-bahan yang bercahaya seperti satin, satin brokade, lame, dan lace.
  10. Jaket, bisa mengambil bahan seperti dari wol, flanel, desain, velour, corduroy, vervet, dan kulit. Bahan-bahan tersebut sangat cocok dan sesuai dengan pakaiannya. Karena jaket perlu mengantarkan panas/kehangatan.
  11. Mantel, bahan yang cocok untuk pakaian ini adalah bahan dari wol yang ditenun dan yang tebal.
  12. Pakaian dalam (lingerie), bisa memilih bahan yang lunak tipis, karena bahan ini menyenangkan untuk dipakai di dalam rumah. Sebab pakaian dalam ini yang dipakai langsung melekat ke kulit dan ada pula yang dipakai hanya di dalam rumah. Oleh karena itu bahan tersebut yang tepat, dia mengisap keringat dan memberikan kebebasan bergerak.