Pages - Menu

Sunday, January 25, 2015

Model Gaun Pesta Muslim


Wanita biasanya ingin tampil menarik dengan busana khusus pilihannya, apalagi ketika menghadiri acara penting seperti pesta pernikahan, tidak terkecuali wanita muslimah dengan busana gaun muslimah. Model gaun muslim pesta yang modern, trend dan elegan yang sesuai dengan kepribadian adalah cara terbaik untuk merubah penampilan seorang wanita muslimah menjadi istimewa.

Busana muslim tidaklah hanya digunakan untuk acara-acara keagamaan semata. Untuk beberapa kegiatan formal maupun non formal, gaun muslim tetap dapat dikreasikan sesuai dengan suasana acara yang akan diikuti. Pada saat menghadiri pesta, gaun muslim tetap dapat dipakai dengan bentuk yang modis dan menarik. Indonesia saat ini sedang mempersiapkan diri menjadi kiblat fashion busana muslim dunia, sehingga nantinya akan menjadi trendsetter / influencer fashion muslim atau fashion muslimah dunia, hal ini antara lain disebabkan karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia.

Selain itu, saat ini banyak desainer Indonesia yang melakukan eksplorasi dengan menciptakan berbagai macam jenis busana muslim. Mulai dari koleksi gaun muslim bertema kasual, gaun-gaun muslim pesta yang unik dan glamour, ataupun koleksi busana muslimah lainnya. Meski begitu, beberapa desainer Indonesia tetap konsisten menciptakan gaun muslim yang stylish dan modis.
Tak kalah penting, berikut ada beberapa trik cara memilih model gaun muslim pesta yang sesuai untuk Anda.
  1. Kenalilah model pesta yang akan Anda hadiri apakah outdoor atau di dalam ruangan, hal ini akan berpengaruh pada pemilihan motif busana yang akan Anda kenakan.
  2. Anda bisa menyesuaikan warna gaun Anda dengan waktu pelaksanaan acara pesta, jika acara pesta tersebut diadakan di luar ruangan, artinya lebih memberi peluang pada Anda untuk dapat tampil secara lebih santai.
  3. Jika acara pesta outdoor tersebut digelar pada siang hari, maka pilihlah motif dengan warna-warna terang serta bahan dasar yang mudah menyerap keringat.
  4. Jika pesta digelar pada sore hari, Anda dapat memilih warna-warna segar seperti hijau dan biru.
  5. Jika pesta digelar pada malam hari, maka motif-motif glamour dapat Anda jadikan pilihan, hiasan-hiasan perak keemasan dapat Anda sisipkan untuk memperindah penampilan Anda.
  6. Hal lain yang tak kalah penting adalah pemilihan jilbab yang harus dipadu padankan dengan corak pilihan gaun Anda. Buatlah perpaduan yang serasi, yang tak membuat mata risau saat memandang Anda.

Friday, January 23, 2015

Sejarah Batik Yogyakarta


Kesenian Batik merupakan kesenian tradisional yang sudah ada di tanah Jawa sejak beberapa abad yang lalu. Perkembangan batik pun dimulai di Jawa Tengah, dan batik Yogyakarta merupakan salah satu kepingan dari perkembangan batik yang ada pada saat ini.

Perjalanan Batik Yogyakarta tidak bisa lepas dari perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Begitu terjadi perpecahan pada kerajaan Mataram, dan berdirinya Keraton Ngayogyakarta Hardiningrat. Busana dari Kerajaan Mataram dibawa dari Surakarta ke Ngayogyakarta, maka Sri Susuhunan Pakubuwono II merancang busana baru yang menjadi pakaian adat Keraton Surakarta yang berbeda dengan busana Ngayogyakarta.

Perundingan itu berlangsung di desa Giyanti, yang hasilnya antara lain :

Daerah atau wilayah Mataram dibagi menjadi dua, satu bagian dibawah kekuasaan Sri Paku Buwono II di Surakarta Hardiningrat, dan sebagian lagi bi bawah kekuasaan Kanjeng Pangeran Mangkubumi yang setelah dinobatkan sebagai raja bergelar Ngersa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Ngalogo Ngabdul Rachman Sayidin Panatagama Kalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping I, yang kemudian keratonnya dinamakan Ngayogyakarta Hardiningrat.

Semua pusaka dan benda-benda keraton juga dibagi dua. Busana Mataram di bawa ke Yogyakarta, karena Kanjeng Pangeran Mangkubumi yang berkehendak melestarikannya. Oleh karena itu Surakarta dibawah kekuasaan Sri Paduka Susuhunan Paku Buwono III merancang tata busana baru dan berhasil membuat busana adat Keraton Surakarta seperti yang kita lihat sampai sekarang ini.

Wednesday, January 7, 2015

Jenis-Jenis Bahan Katun


Bahan katun menjadi andalan butik untuk membuat baju. Warna beragam dengan aksen yang beraneka macam. Nyaman dipakai dan kuat. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, bahan katun pun mulai banyak ragamnya. Serat kapas diberi aneka campuran sehingga menghasilkan katun jenis baru, yang berbeda karakter dan kenyamananannya. Berikut ini berbagai macam jenis katun yang sering dipakai untuk membuat baju atau busana.
  1. Katun Jepang. Sering disebut satin Jepang. Ciri ciri: dingin, lembut, warna yang kuat dan motif yang terbatas karena bahan ini impor.
  2. Bahan Twill / Canon. Dikenal dengan sebutan katun Cina. Katun twill kualitas bagus hampir sama dengan katun Jepang. Namun katun twill kualitas rendah lebih tipis dan warna kurang cerah. Untuk membuat baju, produsen lebih menyukai katun twill kualitas bagus. Twill kualitas rendah sering dipakai untuk membuat sprei.
  3. Bahan Dobby. Katun jenis ini mengandung  satin sehingga tampak berkilau dan menimbulkan kesan mewah. Umumnya berwarna polos seperti putih atau gold.
  4.  Katun Rayon. Teksturnya sedikit licin dan jatuh, Bahan terasa dingin (adem) dan mudah menyerap keringat sehingga nyaman dipakai di berbagai kondisi cuaca. Tetapi, katun rayon juga mudah kusut.
  5. Katun Bangkok. Tekstur agak sedikit kasar, lebih tipis dari katun biasa sehingga kadang ada beberapa jenis katun bangkok yang menerawang. Biasanya banyak dibuat menjadi kemeja atau jenis blus lainnya.
  6. Katun Silk. Kombinasi antara katun dan sutra. Bahannya ringan dengan tekstur licin khas sutra. Juga nyaman dipakai. Halus tetapi kuat. Campuran sutranya membuat bahan ini terlihat elegan dan lembut. Kandungan katun membuat bahan ini kuat dan tahan lama.   (berbagai sumber)